Syawal awal implementasi latihan
Secara etimologi, arti kata syawal adalah peningkatan. Secara makna
kata, syawal adalah peningkatan sehingga bulan Syawal kita artikan
dengan bulan peningkatan, peningkatan ibadah, peningkatan kualitas dan
peningkatan kinerja. Hal itu merupakan target ibadah puasa.
Pasca-Ramadhan diharapkan orang-orang yang beriman meraih derajat
ketakwaan, seorang Muslim yang terlahir kembali seperti kertas yang
masih bersih, sehingga di bulan Syawal ini kualitas keimanannya
mengalami peningkatan. Tidak hanya kualitas ibadah, tetapi juga kualitas
pribadinya, yang selama di bulan Ramadhan dilatih secara lahir batin.
Apabila kita mengandaikan sebuah
organisasi, maka bulan Ramadhan dapat dikatakan sebagai bulan pelatihan
besar-besaran bagi para insan organisasi, dan Syawal adalah bulan
peningkatan kinerja setelah mendapatkan pelatihan yang intensif.
Pelatihan Ramadhan yang dimaksud adalah suatu ibadah yang berfungsi
untuk memperbaiki dan mengembangkan iman, ibadah, dan akhlak orang-orang
yang berpuasa agar sesuai dengan kehendak Allah.
Sama halnya dengan pelatihan organisasi, Ramadhan sebagai bulan puasa pun bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan performance keimanan seseorang naik ke level yang lebih tinggi.
Ramadhan adalah great training dan Syawal adalah continuous improvement. Syawal merupakan bulan awal motivasi kita untuk menjaga kebaikan bulan Ramadhan, sekaligus meningkatkan amal ibadah dan kinerja.